Lifestyle

Kenapa Tubuh Manusia Bisa Kesetrum Padahal Bukan Terbuat dari Logam?

DenpasarViral.com - istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Kesetrum adalah istilah yang biasa kita gunakan untuk menyebut sengatan arus listrik yang mengenai badan ketika kita kebetulan menyentuh sumber muatan listrik. Kesetrum umumnya terjadi saat kita kurang hati-hati memasang kabel ke dalam stop kontak, mengganti lampu, menyentuk kabel terbuka tanpa pengaman, dan sebagainya.

Kamu mungkin sudah tahu mengenai benda konduktor. Benda konduktor adalah benda yang bisa menghantarkan arus listrik atau panas. Umumnya, benda konduktor ini terbuat dari logam. Anehnya, manusia tidak terbuat logam, tapi bisa tersengat listrik atau kesetrum.

Kenapa Manusia Bisa Kesetrum?
Kita pelajari asal usul aliran listrik dulu, yuk! Listrik terdiri dari muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron). Muatan yang berlawanan saling tarik menarik, dan muatan yang sama saling tolak menolak. Jika muatan listrik yang saling tarik menarik dipisahkan, maka hal itu dapat menghasilkan energi potensial.

Listrik mengalir dari energi potensial tinggi ke energi potensial rendah. Lampu di rumah kita, misalnya, bisa menyala karena ada arus listrik yang ‘diberikan jalan’ melalui kabel hingga bisa melewati dan menyalakan kawat pijar di dalam bola lampu. Semua arus listrik akan menjalani siklus yang sama, mulai dari pembangkit listrik lalu menjalar ke alat-alat listrik di rumah kita, dan berakhir di Bumi. Sebab, Bumi atau tanah memiliki efek menetralkan aliran listrik. Bumi atau tanah memiliki energi potensial yang rendah.

Jika kita berdiri dan kaki kita menyentuh bumi atau lantai, kemudian tangan kita memegang kabel berarus listrik, maka arus listrik tersebut akan melewati tubuh kita, dan kemudian menuju Bumi atau tanah. Saat aliran listrik melewati tubuh kita menuju Bumi, itulah yang dinamakan sebagai peristiwa kesetrum.

Dalam hal ini, tubuh manusia berperan sebagai konduktor (penghantar listrik yang baik) karena di dalam tubuh manusia banyak mengandung air. Jadi meskipun tubuh manusia tidak terbuat dari logam seperti kebanyakan benda konduktor, sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air yang merupakan penghantar listrik yang bagus.

Sedangkan kertas, karet, kayu, dan kaca, merupakan benda isolator. Benda isolator adalah benda penghantar listrik yang buruk.

Oleh sebab itu, cara untuk menghindari kesetrum ketika akan menyentuh benda-benda yang teraliri listrik adalah dengan memotong jalan aliran listrik dengan menggunakan benda isolator Misalnya, dengan menggunakan sandal karet atau sandal kayu, atau berdiri di atas karpet yang cukup tebal, sehingga tubuh kita tidak langsung mengenai Bumi (lantai).

Tukang listrik juga biasanya menggunakan cara yang sama dalam tujuan menghindari arus listrik. Tukang listrik biasanya menggunakan peralatan yang tidak bisa menghantarkan listrik, semisal plastik, kayu, atau karet, sehingga mereka lebih terlindungi dari kemungkinan kesetrum. (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

5 Bumbu Dapur Ini Bisa Dijadikan Obat Sakit Gigi, Simak Cara Penggunaannya Yuk!

admin

Polsek Kp3 Laut Padang Bai Bersama unit Satwa K9 Intensifkan Pemeriksaan di Pintu Masuk Bali

admin

Wakil Dubes Inggris Matthew Downing Tawarkan Peluang Kerja Sama Untuk Kembangkan Sektor Wisata dan Teknologi Informasi

admin