Lifestyle

Benarkah Pakai Baju Hitam Membuat Terasa Lebih Panas dan Gerah?

DenpasarViral.com - istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Beberapa orang lebih menyukai baju hitam karena bisa dipadukan dengan outfit warna lain. Ada juga yang beranggapan warna hitam dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik. Namun, selama ini dipercaya banyak orang menganggap mengenakan pakaian hitam akan terasa lebih panas, terutama saat siang hari. Padahal tidak selalu, lho!

Berawal dari hal tersebut, beberapa orang beralih menggunakan baju putih. Faktanya, baju putih bisa jadi lebih panas walaupun bahan garment yang digunakan sama persis. Dirangkum dari berbagai sumber, simak penjelasan ilmiah mengapa baju hitam terasa lebih panas.

1. Memiliki karakterisik menyerap panas
Baju hitam memiliki karakteristik menyerap panas lebih banyak dibandingkan warna lainnya. Kondisi ini semakin tinggi jika kamu menggunakan di siang hari saat cuaca sedang terik-teriknya. Badanmu terasa lengket, bau keringat, dan melakukan aktivitas pun menjadi malas. Jika dibandingkan dengan warna lain, maka kecil kemungkinan merasa gerah karena tidak dapat menyerap panas. Coba lakukan eksperimen sederhana dengan menjemur baju hitam dan putih. Baju hitam akan lebih cepat kering karena dapat menyerap panas.

2. Tak selamanya warna hitam bikin gerah
Sebenarnya, warna bukan menjadi faktor utama mengapa badan terasa gerah. Ada beberapa faktor lain, seperti ukuran baju yang terlalu ketat, genetik tubuh seseorang yang mudah berkeringat, serta lingkungan yang kurang sirkulasi udara. Sebaiknya, pakailah baju hitam yang lebih longgar agar tidak terlalu gerah.

3. Warna cerah tidak selamannya menjadi solusi
Baju berwarna cerah tidak selamanya membuat tubuh terasa lebih sejuk. Contohnya warna putih. Meski memancarkan kembali panas matahari namun juga memancarkan kembali panas tubuh. Warna putih lebih mudah menangkap radiasi sinar UV dibadingkan warna hitam. Hal ini justru lebih berbahaya.

Mental Floss menyebutkan bukan panaslah yang berperan dalam hal ini, melainkan cahaya. Warna yang diamati dari suatu objek berkaitan dengan panjang gelombang cahaya yang dipantulkan objek tersebut. Refleksi ini bergantung pada sifat-sifat atomik, molekuler objek, struktur permukaan, dan suduta cahaya menerpa seseorang.

Benda berwarna hitam, seperti baju, terlihat hitam karena menyerap semua panjang gelombang dalam cahaya putih dan tidak memantulkannya. Semakin gelap objeknya, semakin baik pula memancarkan panas, karena warna gelap merupakan penyerap cahaya yang baik. (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Kenapa Ya Bumbu Masakan yang Diulek Terasa Lebih Enak daripada Diblender? Ini Penjelasan Dari Pakar

admin

5 Cara Bijak Mengatasi Mood Swing, Cocok Buatmu yang Moody-an!

admin

Benarkah Memar Bisa Muncul karena Kelelahan? Ketahui Penjelasannya Berikut Ini!

admin