Lifestyle

Beberapa Trik dan Cara Orangtua Jepang Ajari Anak Agar Tak Pilih-Pilih Makanan

DenpasarViral.com - istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Membuat anak tidak pilih-pilih makanan adalah tantangan tersendiri bagi setiap orangtua. Bagi banyak orang tua, membuat anak-anak mereka mau mengonsumsi sayur, buah, dan jenis makanan sehat lainnya adalah PR yang sungguh membuat pusing kepala.

Terkait persoalan itu, orang tua Jepang telah menguasai seni meyakinkan anak-anak mereka untuk makan dengan senang hati dan tidak pilih-pilih makanan. Orang tua di Jepang mendorong anak-anak mereka untuk melakukan aktivitas fisik, seperti berlari dan melompat. Seperti kita tahu pentingnya aktivitas fisik ini adalah untuk mendorong nafsu makan yang sehat.

Daripada membiarkan anak-anak Anda bermain video game selama berjam-jam, lebih baik mengajak mereka jalan-jalan di taman lingkungan sekitar atau bermain petak umpet di rumah.

Tidak ada salahnya mempelajari seni orangtua Jepang tersebut untuk mengurangi ‘keributan’ setiap jam makan anak. Berikut adalah tips dan cara orang Jepang mengajari anak tidak pilih-pilih makanan, sebagaimana dilansir dari laman Bright Side.

1. Biarkan Anak Anda Bereksperimen dan Mengenali Rasa  Baru
Sangat penting bagi seorang anak untuk mencoba menu baru. Hal ini bagi kebanyakan orang tua Jepang adalah hal yang perlu diperhatikan ketika menyiapkan menu makanan. Menurut para ahli, semakin banyak seorang anak mengalami berbagai jenis makanan sehat, semakin besar minat mereka terhadap makanan yang lebih sehat saat mereka tumbuh dewasa. Ketika Parents  mengizinkan seorang anak untuk mencoba sampel makanan yang berbeda, selera mereka juga akan berkembang, dan mereka akan cenderung untuk suka mencoba menu baru.

2. Biarkan Mereka Menikmati Agenda Makan Itu Sendiri
Salah satu alasan mengapa anak-anak tidak menyukai makanan adalah karena berulang kali dipaksa untuk makan sesuatu yang tidak mereka sukai. Orang tua harus menghindari membuat banyak aturan tentang bagaimana makan sehat. Anak-anak sebaiknya dibuat menikmati makanan mereka, termasuk makanan kecil dapat membuat mereka menantikannya. Dan tidak ada salahnya membiarkan anak sejenak untuk memilih dan menikmati menu masakan di hadapannya sendirian.

3. Sajikan Makanan di Piring dan Porsi yang Lebih Kecil
Logika di balik mengapa anak-anak harus disajikan makanan di piring yang lebih kecil secara sederhana adalah: mereka tidak boleh merasa terintimidasi oleh ukuran piring besar dan porsi melimpah yang disajikan. Serta beban berat untuk menghabiskan semua itu. Dan ketika mereka menggunakan piring yang lebih kecil, mereka didorong untuk menikmati makanan mereka sendiri, yang membantu mereka memilih apa yang ingin mereka makan. Bagi beberapa anak, porsi yang orang tua anggap “berukuran normal” sebenarnya terlalu besar untuk anak.

4. Makan Bersama Keluarga dan Libatkan Anak-Anak
Orang tua Jepang menciptakan suasana rumah eksklusif yang mendukung pilihan makanan dan gaya hidup sehat. Makan bersama secara teratur dan membiarkan anak mereka berpartisipasi dalam proses memasak dapat mendorong mereka untuk menunjukkan lebih banyak minat pada apa yang akan mereka makan. Jadikan pola makan yang sehat, lezat dan nikmat sebagai contoh untuk anak-anak Anda.

Jika Parents merasa anak Anda terlalu pemilih dan tidak makan bergizi seperti yang Anda inginkan, Parents  dapat mencoba menerapkan beberapa cara orang tua di Jepang membuat anak mereka tidak pilih-pilih makanan tersebut.

Pilih-pilih makanan sebenarnya berbeda dengan susah makan. Susah makan pada anak ini lebih disebabkan karena anak kehilangan nafsu makan. Jika anak mengalami keadaan ini, berikut adalah beberapa tips yang bisa dicoba:
* Sesuaikan jadwal makan sehingga Parents hanya menyajikan makanan saat anak lapar.
* Dorong anak untuk membuat pilihan makanan sehatnya sendiri
* Kreasikan makanan terlihat menarik untuk si kecil.
* Jangan berdebat atau memarahi anak-anak saat makan.
* Sajikan porsi kecil secara berkala.
* Ajak anak untuk aktif secara fisik.

Yang perlu diingat adalah, jangan paksa anak makan jika dia tidak lapar dan jangan terus-terusan menuntutnya untuk menghabiskan makanan di piring. Karena hal ini malah akan membuat anak semakin susah makan. Selamat mencoba! (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Jaya Negara Buka Hari Tari Sedunia Ekspresikan Vasudhaiva Kutumbakam, Siap Jadi Event Tahunan Denpasar

admin

8 Tips Mengatasi Bekas Gigitan Nyamuk Serta Redakan Rasa Gatal yang Mengganggu

admin

Keseruan Bakti Sosial Beranda Netizen Hadir Untuk Berbagi Senyum di Tenganan Karangasem

admin