Health Lifestyle

5 Jenis Olahraga yang Bisa Kamu Pilih Sesuai Suasana Hati, Apa Saja?

DenpasarViral.com - istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Untuk meredakan suasana hati yang gundah, biasanya kita akan curhat kepada teman, makan, atau kalau sudah terlalu berat bisa berkonsultasi dengan psikolog.

Sebenarnya kita juga bisa mencoba berolahraga. Sebab, banyak penelitian menunjukkan rutinitas olahraga bisa memperbaiki mood. Instruktur kebugaran dan co-founder CHI-SOCIETY, Erin Schirack mengatakan hormon endorfin yang dilepaskan ke dalam tubuh ketika berolahraga dapat meningkatkan energi dan mood.

Walau sedikit lelah, tapi setelah berolahraga biasanya kita lebih rileks. Itu sebabnya saat sedang stres dan galau, cobalah berolahraga. “Olahraga sangat penting bagi kesehatan mental karena mengurangi kecemasan, depresi, dan suasana hati,” ujarnya.

Ditambahkan Schirack, olahraga juga membantu meningkatkan harga diri (self esteem), dan membuat kita lebih bahagia. Para pakar kebugaran menjabarkan berbagai jenis olahraga yang sesuai dengan suasana hati yang kita rasakan.

1. Saat kurang berenergi atau kurang produktif
Apabila tingkat energi dan produktivitas rendah, pekerjaan akan sulit diselesaikan kendati kita duduk menghadap layar komputer dalam waktu lama.
Di momen seperti itu, pelatih kebugaran dan pendiri Body By Trainor, Meghan Trainor menyarankan kita untuk melakukan gerakan yang melibatkan beberapa otot.
Cobalah menyaksikan tutorial latihan kekuatan, angkat besi, burpee, dan sebagainya.
“Anda dapat mengubah tingkat intensitas olahraga, namun buatlah latihan itu menantang dan sadarilah seberapa baik Anda melewati latihan tersebut,” sarannya.

2. Saat merasa kewalahan
Tugas kantor yang menumpuk, ditambah tugas membersihkan rumah atau mengajari anak sekolah daring bisa membuat kita kewalahan (overwhelmed). Ketika hal itu terjadi, kita akan mengalami stres dan kecemasan secara intens.
Pelatih pribadi dan pendiri Mind In Muscle Coaching, Keith Hodges menganjurkan kita untuk beristirahat sejenak.
Lakukan latihan pernapasan dalam, serta gerakan yoga yang lambat dan terkendali. Latihan ini dapat membantu menenangkan sistem saraf yang selama ini bekerja terlalu keras.
“Ketika merasa kewalahan, detak jantung kita meningkat dan dapat menyebabkan serangan panik bagi beberapa individu,” jelas Hodges.
Cara melakukan latihan napas, ambil posisi duduk atau berdiri dengan postur tubuh tegak.
Tarik napas melalui hidung selama tiga detik, dan tahan dengan durasi waktu yang sama sebelum menghembuskan udara perlahan dari mulut.
Ulangi latihan pernapasan ini sampai kita benar-benar merasa rileks.

3. Saat bersedih
Meluapkan emosi negatif memang penting, namun jangan lupa untuk tetap berpikir positif. Pemikiran positif bisa diperoleh lewat gerakan berolahraga.
Berdasarkan saran Hodges, lakukanlah kegiatan yang membuat kita merasa senang dan gembira. Bentuk kegiatannya bisa bersepeda, melempar bola, dan banyak lagi.
“Bagi saya, berlari membawa perasaan relaksasi total karena endocannabinoids (molekul yang menyerupai cannabinoid yang diproduksi di dalam tubuh) dan endorfin yang dilepaskan dari latihan aerobik.”
Tidak memiliki minat pada aktivitas berlari? Tenang saja, masih ada olahraga seperti jalan cepat, bersepeda, mendaki gunung, atau olahraga yang mampu membuat kita menjadi diri sendiri.

4. Saat penuh semangat
Suasana hati yang baik adalah waktu sempurna untuk menantang diri lewat olahraga.
Kita bisa melakukan berbagai jenis rutinitas kebugaran yang baru, atau mengikuti kelas kebugaran secara online.
Jika kita terbiasa menjalani latihan angkat besi, tambahkan beberapa repetisi atau dua set latihan berikutnya. Atau, bagi yang senang berlari menempuh jarak dua kilometer, tambahkan jarak tersebut menjadi empat hingga lima kilometer.
“Perasaan kebahagiaan dan kegembiraan yang dipadukan bersama hormon endorfin yang dilepaskan dari berolahraga akan meningkat,” tambahnya.

5. Saat ingin bersantai
Di saat rasa kantuk dan kelelahan datang, hanya satu jenis olahraga yang disarankan oleh Schirack, yakni pilates.
“Pilates akan membuat otak Anda teralihkan dari perasaan lelah dan berfokus pada gerakan dan tugas yang ada,” kata Schirack.
“Gerakan pilates memiliki aliran luar biasa yang memungkinkan Anda meningkatkan aliran darah dengan lebih lembut.” (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Kepala Belakang Terasa Sakit? Ketahui Beberapa Penyebabnya Berikut Ini Yuk!

admin

Diikuti 12 Tim, Wawali Arya Wibawa Buka Turnamen Voli Perbekel Cup Sanur Kauh

admin

Fakta-Fakta Menarik tentang Indra Penciuman dan 7 Aroma yang Bermanfaat untuk Kesehatan, Yuk Ketahui!

admin