Lifestyle

Menurut Psikologi, Ini Bahasa Tubuh Orang yang Berbohong, Kenali Ciri-Cirinya

DenpasarViral.com - istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu. Peribahasa tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan manusia yang dianggap sulit dimengerti karena mungkin lain di mulut, lain di hati.

Terlebih, mungkin sukar bagi Anda untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak. Menghadapi orang yang berbohong memang tidak menyenangkan. Oleh karena itu, mari mengenal ciri-ciri orang berbohong lewat penjelasan berikut ini.

1. Posisi Tubuh Menutup Diri
Orang yang sedang berbohong dapat dilihat dari gerakan atau bahasa tubuhnya. Tubuh yang membungkuk atau seperti melindungi tubuh adalah salah satu ciri orang yang sedang berbohong. Mereka cenderung menutup tubuhnya secara tidak sadar.

2. Gerakan Tubuh yang Tidak Perlu
Pembohong biasanya banyak melakukan gestur atau gerakan tubuh yang tidak perlu untuk menutupi kebohongannya. Namun, ada juga orang yang berbohong dan terlihat tenang selama percakapan. Hal ini dilakukan untuk mengelabui dan membuat Anda yakin akan hal yang disampaikannya.

Kemungkinan lainnya, pembohong justru melakukan gerakan hati-hati agar lawan bicaranya tidak curiga. Gerakan hat-hati tersebut, seperti memegang tangan, duduk diam, berbicara perlahan, dan menjaga agar gerakan wajah yang dilakukan tidak terlalu banyak.

3. Kalimat Tidak Konsisten
Orang yang sedang berbohong biasanya mengeluarkan kalimat-kalimat yang tidak konsisten. Apabila Anda berbicara dengannya dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama, mungkin pembohong akan memberikan detail cerita yang berbeda dari sebelumnya.

4. Menghindari Kontak Mata
Pembohong cenderung menghindari kontak mata dengan lawan bicaranya. Sebab, orang yang berbohong sering tidak percaya diri dengan apa yang sedang diucapkannya. Menghindari kontak mata adalah salah satu tanda nonverbal dari orang yang sedang berbohong.

5. Lihat Respons dari Pertanyaan
Apabila tidak yakin dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara, Anda dapat mengujinya dengan mempertanyakan ucapannya, lalu lihatlah responnya. Pembohong biasanya akan merespons dengan cepat atas rasa tidak percaya penanyanya dan memiliki sejumlah alasan untuk berkelit. Sedangkan bila lawan bicara berkata jujur, dia akan tersinggung jika Anda meragukan ucapannya dan tetap bertahan atas apa yang dia katakan.

6. Mengulang Pertanyaan
Orang yang sedang berbohong cenderung mengulangi pertanyaan yang ditanyakan kepadanya sebelum menjawabnya. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengulur waktu sehingga ia bisa memikirkan jawaban yang akan disampaikannya.

7. Tidak Dapat Bercerita Detail
Apabila diminta untuk menceritakan suatu peristiwa, pembohong akan bercerita dengan detail yang sedikit. Lalu, bila ditantang untuk bercerita lebih rinci tentang peristiwanya, mereka akan merasa kesulitan karena tidak memiliki persiapan. Anda yang bertanya dapat melihat sikap dan isi cerita yang tidak konsisten.

8. Tidak Terlihat Yakin
Pembohong yang sedang bercerita sering terlihat tidak yakin dan merasa tidak nyaman. Mungkin, mereka sedang berpikir untuk mengarang cerita. Selain itu, si pembohong biasanya merasa khawatir, apakah sesuatu yang mereka katakan dipercayai oleh lawan bicaranya atau tidak. Kendati begitu, perlu diingat bahwa tidak semua pembohong terlihat tidak yakin, ya.

9. Perubahan Subjek Cerita
Ciri-ciri orang berbohong adalah sering ingin mengganti subjek dari percakapan yang sedang berlangsung. Mereka cenderung mengisi percakapan dengan detail tidak jelas dan mengurangi topik yang sedang dibahas untuk menghindari fakta sebenarnya.

10. Ekspresi Tidak Cocok Dengan yang Dikatakan
Bahasa tubuh atau ekspresi orang yang berbohong sering kali tidak cocok dengan cerita atau pernyataan yang sedang mereka katakan. Salah satu contohnya adalah menggelengkan kepala ketika sedang menjawab “ya”.

Tanda-tanda di atas hanyalah sebagian kecil dari ciri-ciri orang yang sedang berbohong. Walaupun demikian, tidak semua orang yang berbohong pasti memiliki ciri-ciri seperti di atas. Karena beberapa pembohong sudah ahli dalam mengatur cara mereka berekspresi, mengatur gerak tubuh, dan yang lainnya. Terkadang perlu latihan untuk dapat mendeteksi apakah lawan bicara Anda sedang berbohong atau tidak. (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Whatsapp Uji Coba Fitur Baru, Satu Akun WA Akan Bisa Dipakai di 4 HP Sekaligus!

admin

Muncul Pesan “Waiting for this message.This may take a while” di WhatsApp, Apa Ya Penyebabnya?

admin

Fitur Baru Instagram, Pengguna Bisa Cantumkan 5 Link Sekaligus di Bio

admin