Fakta dan Mitos Lifestyle

Seiring Bertambahnya Usia, Lansia Kerap Berubah Sikap Jadi Kekanak-Kanakan, Kenapa Ya?

DenpasarViral.com - Istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Seiring bertambahnya usia, ketika memasuki fase lansia akan ada banyak perubahan. Tak hanya tingkat kesehatan saja yang menurun, namun makin tua juga dapat membuat seseorang bersikap seperti anak kecil. Ini merupakan hal yang umum terjadi pada lansia.

Bersikap seperti anak kecil yang dimaksud dalam hal ini adalah sulitnya mengendalikan emosi, mudah marah dan melakukan aktivitas sederhana lainnya. Kira-kira perubahan ini disebabkan karena faktor apa ya?

1. Penurunan Fungsi Kognitif
Penurunan fungsi kognitif sendiri terjadi secara alami. Kondisi ini umumnya tak bisa dihindari karena terjadi secara alami. Ketika tubuh memasuki fase lanjut usia, hal ini juga turut mempengaruhi otak yang ikut menciut. Hal ini lah yang mempengaruhi kualitas memori dan fungsi kognitif.

2. Jadi Sering Lupa
Perubahan ini membuat seorang lansia jadi mudah melupakan hal-hal sederhana dan juga susah mengendalikan emosinya seperti anak kecil. Lansia jadi mudah melupakan hal-hal yang baru terjadi, sering kali pelupa dan bicaranya diulang-ulang. Bahkan pada kondisi parah lansia tak dapat lagi buang air kecil di toilet atau muncul halusinasi.

3. Terjadi Pada Lansia Wanita
Dilansir dari laman klikdokter.com, Kondisi sikap yang kembali seperti anak kecil ini sering kali terjadi pada wanita. Hal ini karena adanya pengaruh dari peranan hormon wanita pada perubahan kognitif dan fungsi reseptor esterogen pada otak. Hormon dan perubahan kognitif yang mulai turun inilah yang menyebabkan hal ini bisa terjadi.

4. Kehilangan Orang Tersayang
Belum lagi, orang yang sudah lanjut usia biasanya sudah melewati banyak fase dalam hidup, termasuk kehilangan orang tersayang atau orang di sekitar. Tidak sedikit orang tua yang harus hidup sendiri, setelah ditinggal pasangan. Hal itu bisa membuat seseorang menjadi takut dan merasa tidak bisa lagi melanjutkan hidup. Maka dari itu, dibutuhkan peran orang sekitar untuk memberi bantuan dan motivasi untuk melanjutkan hidup pada orang yang sudah lanjut usia.

Nyatanya, kondisi mental dan psikologis lansia sangat rentan terganggu. Apalagi, jika di sepanjang hidupnya orang tersebut sudah harus berjuang karena memiliki masalah kesehatan. Merasakan sakit, tetapi selalu kesepian. Banyak orang tua yang sebenarnya hanya ingin didengarkan, tetapi dia merasa hal itu tidak ada dan membuatnya merasa kesal lalu berperilaku seperti anak-anak.

Nah jadi perubahan sifat kekanak-kanakan pada lansia memang suatu hal yang wajar terjadi, terlebih bagi seorang wanita. Karen itu dibutuhkan pendampingan yang sabar untuk mendampinginya ya.  (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Mengenal Proning, Teknik yang Disebut Bisa Membantu Tingkatkan Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19

admin

Sekda Alit Wiradana Hadiri FGD BPJS Ketenagakerjaan Bahas Perlindungan Terhadap Pekerja Rentan di Kota Denpasar

admin

YouTube Dikabarkan Tengah Uji Coba Fitur Game Online di Desktop dan Mobile

admin