Badung Bali

Demi Meningkatkan Penjualan dan Strategi pemasaran PKM Warmadewa Lakukan Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Mujair Di Desa Sading

DenpasarViral.com - istimewa

DenpasarViral.com, Badung – Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa melakukan pelatihan kepada Pembudidaya Ikan Mujair di Desa Sading, Kabupaten Badung. Ketua Pelaksana, I Gede Surya Pratama,SE.,MM, serta anggota Putu Budi Anggiriawan, SE., M.Si., CPA. dan Ir. Ni Made Yudiastari, M.Si pada Minggu 13 Juni 2021, memaparkan pendampingan dilakukan bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan Strategi pemasaran, menjaga kestabilan keuangan dengan pencatatan keuangan sederhana serta metode dalam beternak ikan yang baik.

Penerapan strategi pemasaran yang tepat akan mempengaruhi sustainability usaha. Strategi marketing mix memliki faktor atau elemen yang biasa dikenal dengan unsur 7P. Unsur 7P itu sendiri berguna untuk mengembangkan bisnis dan juga memenangkan persaingan pasar. Unsur 7P terdiri dari product (produk), price (harga), promotion (promosi), place (tempat), partisipant (orang), process (proses), dan physical evidence (bukti atau fasilitas fisik). Dan juga bisa menggunakan metode digital markting, dimana pemasaran yang dilakukan berfokusk ke dunia digital agar mempermudah memasarkan produknya seperti olx, atau instagram dan juga bisa pengiriman menggunakan grab atau gojek. Selain itu pelatihan pencatatan keuangan sederhana juga dilakukan untuk menjaga kestabilan keuangan dan arus kas keuangan pada budidaya ikan mujair ini. Yang terakhir, metode yang digunakan dalam pengelolaan budidaya ikan mujair yang tepat karena memiliki posisi di tengah kota.

Pembudidaya Ikan Mujair menjadi mitra yang disasar dalam program pengabdian kepada masyarakat ini. Bapak I Made Redina merupakan pemilik dari budidaya ikan mujair di desa sading, pekerja dari budidaya ikan mujair ini beranggotakan 5 orang yang setiap orangnya memiliki tugas masing-masing. Target mitra yang awalnya masyarakat sekitar sekarang berkembang ke pasarnya yang lebih luas dengan digital marketing. Menurunnya mobilitas dan pariwisata Bali memiliki dampak menurunnya penjualan ikan yang dipesan oleh masyarakat. Sehingga mau tidak mau harus merubah ke digital marketing.

Ketua pelaksana sekaligus pemateri I Gede Surya Pratama, SE., MM menyampaikan, Adanya program kemitraan masyarakat pada pembudidaya ikan mujair ini adalah pelatihan model digital marketing untuk memudahkan pemasaran ikan kepada para pembeli yang hanya tinggal menunggu dirumah. Penggunaan metode ini juga dapat didukung dengan jasa pengiriman online yang saat ini sudah tersedia di Indonesia, seperti Go-send dan Grab delivery, sehingga pangsa pasar dapat diperluas lagi. (PA/WS/DV)

Related posts

4 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Jika Ingin Mulai Bisnis Sampingan Saat Masih Bekerja, Yuk Simak!

admin

Sejarah Headphone, Ternyata Awalnya Bukan untuk Dengarkan Musik Lho!

admin

Beberapa Pilihan Olahraga Buatmu yang Super Sibuk, Cukup 3 Menit!

admin