Fakta dan Mitos Lifestyle

Benarkah Bersepeda Bisa Sebabkan Betis Menjadi Besar? Ini Penjelasannya

DenpasarViral.com - Istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Bersepeda adalah latihan aerobik yang tergolong mudah dan menyenangkan, serta menawarkan banyak manfaat. Olahraga ini bisa dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita.

Namun, di balik segala manfaat yang ditawarkan, terdapat sebuah stigma yang menyebut bahwa bersepeda dapat menyebabkan betis besar. Hal seperti ini khususnya tak ingin dialami oleh wanita, karena berpotensi mengganggu penampilan.

Benarkah Bersepeda Menyebabkan Betis Besar?
Melansir dari goingfittofit, paha atau betis tidak akan bertambah besar hanya dengan bersepeda. Hal ini pun diungkapkan oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan. Menurutnya, bersepeda membuat betis besar adalah hal yang tidak benar. Justru, bersepeda dapat membentuk struktur otot betis dan mengurangi massa lemak di bagian tubuh tersebut. “Bersepeda membuat otot betis ataupun paha menjadi lebih terlatih. Jadi, bagian tubuh tersebut mengalami hipertrofi atau peningkatan massa otot,” ucap dr. Iqbal.

Faktanya, melansir Medical News Today, bersepeda dengan kecepatan menengah dapat membakar sekitar 300 kalori dalam satu jam.  Hal tersebut sangat baik bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, sekaligus mengencangkan betis agar tidak tampak besar atau bergelambir. Selain itu, bersepeda juga bisa membuat Anda terhindar dari risiko radang sendi, lho!

“Hal yang dapat membuat betis besar adalah kenaikan berat badan, misalnya akibat sering mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak ataupun karbohidrat,” ucap dr. Iqbal.

Untuk menghindari cedera atau ketegangan pada betis saat bersepeda, Anda disarankan untuk melakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Luangkan waktu 5 hingga 10 menit untuk bersepeda dengan intensitas lebih ringan dari biasanya. Hal ini akan memberi kesempatan pada betis Anda untuk menyesuaikan dengan latihan yang lebih intensif.

2. Setelah Anda melakukan pemanasan, turun dari sepeda dan lakukan beberapa peregangan betis.

3. Menggunakan knee pad atau leg sleeve guna mengurangi gesekan berlebih pada lutut.

4. Hindari gowes sepeda dengan jarak yang terlalu jauh, apalagi jika Anda belum terbiasa.

5. Perhatikan kondisi medan yang hendak dilewati. Apabila terlalu sering menanjak dan Anda tidak terbiasa dengan itu, lebih baik cari alternatif jalur lainnya.

6. Hindari gowes sepeda dengan durasi yang terlalu lama. Pastikan tidak lupa untuk mendapatkan istirahat yang cukup sambil meregangkan bagian tubuh bagian bawah.

Jadi, apakah sepeda membuat betis besar? Jawabannya adalah tidak. Olahraga aerobik ini justru dapat mengencangkan otot betis Anda agar tampak tidak bergelambir akibat tumpukan lemak berlebih. (DH/WS/DV).

Artikel asli

Related posts

Riset Membuktikan Berbagi Konten Online Bikin Orang Merasa Pintar, Meski Tak Membacanya

admin

PKM Handycraft Kerajinan Kayu Banjar Bayad sebagai Bentuk Usaha Ekonomi Produktif Desa Kedisan, Tegalalang

admin

Sulit Bahagia Saat Berusaha Jadi Dewasa? Mungkin 5 Hal Ini Penyebabnya!

admin