Fakta dan Mitos Lifestyle

Punya Panggilan Sayang untuk Pasangan? Ternyata Baik Untuk Hubungan Lho

DenpasarViral.com - Istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Panggilan sayang untuk pacar atau suami dan istri sebenarnya adalah salah satu dari sekian banyak hal yang menunjukkan rasa cinta dan kepedulian terhadap pasangan. Panggilan lucu dan panggilan kesayangan, bersama dengan topik pembicaraan atau cara bercanda yang hanya diketahui oleh pasangan tersebut, merupakan bahasa tersendiri yang terbentuk seiring komunikasi yang terus berjalan.

Dalam ilmu psikologi, hal ini dinamakan sebagai personal idiom. Jika pasangan sudah memiliki personal idiom, maka tandanya hubungan yang mereka jalani sudah kuat.

Beberapa pasangan juga memiliki satu kata yang memiliki arti tersendiri yang maknanya lebih dalam dari yang terlihat. Satu kata, yang bisa menjelaskan perasaan yang sedang dirasakan oleh pasangan dan tidak diketahui oleh orang lain.

Hal ini pun bukan baru-baru saja diperhatikan. Dalam buku karangan Karen J. Pragger terbitan tahun 1995 yang berjudul The Psychology of Intimacy disebutkan bahwa panggilan sayang merupakan salah satu hal yang bisa menjadi indikator kedekatan pasangan, selain gestur, kebiasaan yang dibangun bersama, dan perilaku seksual pasangan tersebut.

Memang tidak semua pasangan saling menggunakan panggilan sayang untuk mengungkapkan rasa cintanya. Namun, berhenti menggunakan panggilan sayang, bisa menandakan hubungan yang sudah mulai sedikit renggang.

Tidak hanya panggilan sayang, personal idiom lain seperti inside jokes atau istilah bersama yang sudah mulai jarang digunakan juga dapat menjadi tanda hubungan sudah mulai goyah. Sebab, hal ini menandakan bahwa komunikasi antara dua manusia ini sudah mulai berkurang dan terbatas.

Apakah punya panggilan sayang yang unik berarti hubungan Anda sudah baik-baik saja? Tentu tidak. Panggilan sayang bukanlah satu-satunya faktor penentu. Jika Anda memang benar punya hubungan yang sehat, maka hal-hal di bawah ini biasanya juga akan Anda alami.

1. Tidak takut untuk berbicara jujur
Terkadang, berbicara jujur, bahkan untuk hal yang sepele sulit dilakukan jika hubungan belum benar-benar kokoh. Jika sudah berani bilang saat merasa tidak senang karena pasangan tidak memberikan kabar, atau tidak membantu membereskan rumah, maka tandanya Anda sudah merasa aman untuk terbuka dengan hubungan yang dijalani.

2. Memahami “gaya” masing-masing
Gaya setiap orang menyampaikan cinta bisa berbeda-beda. Misalnya, pasangan Anda bukan tipe yang romantis dan tidak terbiasa menunjukan kepeduliannya dengan ungkapan sayang, tapi dengan cara lain tanpa banyak basa-basi.

Saat Anda sudah memahami hal ini dan tidak terlalu menuntutnya untuk mengikuti “gaya” yang lain, maka bisa dibilang hubungan yang Anda jalani sudah sehat.

3. Saling memberikan semangat
Mendukung tujuan pasangan Anda, membutuhkan dedikasi dan perasaan tulus yang hanya bisa dilakukan apabila rasa saling menghargai sudah muncul. Anda tidak harus selalu setuju dengan keputusannya, tapi menghargai jalan dan pendapat yang ia ungkapkan, bisa menjadi salah satu cara mendukung yang baik.

4. Anda bisa menjadi diri sendiri
Saat merasa nyaman untuk menjadi diri sendiri atau menunjukkan kelemahan di depan pasangan, maka Anda sedang bersama orang yang tepat. Hanya dengan menjadi diri sendiri, Anda juga bisa mencintai dan menerima pasangan apa adanya.

5. Anda merasa bahagia dan didukung oleh pasangan
Salah satu tanda paling penting dalam satu hubungan adalah rasa bahagia. Apakah Anda bahagia dengan pasangan saat ini? Apakah ia memberikan dukungan yang cukup pada Anda?

Jika iya, maka Anda sudah berada di jalan yang benar. Jika tidak, komunikasi adalah kuncinya. Sampaikanlah kepada pasangan Anda, mengenai kekhawatiran ini.

Memiliki panggilan sayang atau tidak dengan pasangan adalah pilihan masing-masing. Selama hubungan dijalani secara sehat dengan komunikasi yang lancar, setiap pilihan baik adanya. Jika memang dirasa membantu menambah bumbu menyenangkan dalam hubungan, jangan malu untuk menggunakan panggilan sayang bagi pasangan. (DH/WS/DV).

Artikel asli

Related posts

Walikota Jaya Negara Pimpin Apel Peringatan HUT RI ke-77 di Kota Denpasar

admin

Mitos atau Fakta, Benarkah Makan Kangkung Bikin Mengantuk?

admin

Kenapa Ya Wajah Tiba-Tiba Jadi Mengernyit Saat Makan Makanan yang Asam?

admin