Fakta dan Mitos Health Lifestyle

Tak Hanya Jus Jambu, 6 Makanan Ini Juga Bisa untuk Bantu Menaikkan Trombosit

DenpasarViral.com - Istimewa

DenpasarViral.com, Denpasar – Jus jambu kerap digunakan sebagai rujukan makanan untuk menaikkan trombosit yang turun di bawah normal.  Sebenarnya, jenis asupan yang bisa digunakan sebagai cara menaikkan trombosit dalam darah secara alami cukup banyak.  Orang yang kadar trombositnya turun di bawah normal perlu mengonsumsi makanan yang mengandung folat, zat besi, serta vitamin B12, C, D, dan K.

Trombosit adalah salah satu jenis sel darah yang berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Seperti diketahui, beragam gangguan kesehatan seperti infeksi, demam berdarah, leukemia, sirosis, sampai penyakit autoimun bisa jadi penyebab kadar trombosit turun.

Ketika kadar trombosit turun, seseorang bisa merasakan gejala seperti lelah, memar, sampai gusi berdarah. Berikut beberapa jenis makanan untuk menaikkan trombosit:

1. Kacang-kacangan dan jeruk
Dilansir dari NDTV, kacang merah, kacang polong, kacang tanah, jeruk, dan kacang-kacangan lainnya adalah makanan sumber folat alami. Folat adalah jenis vitamin B yang berguna untuk membantu pertumbuhan sel, termasuk sel darah.

2. Kerang, daging sapi, biji labu
Kerang, biji labu, daging sapi, dan kacang-kacangan termasuk asupan yang mengandung zat besi. Fungsi zat besi penting untuk menunjang produksi sel darah yang sehat, termasuk trombosit. Penelitian pada 2012 lalu menunjukkan, makan asupan yang kaya zat besi efektif meningkatkan trombosit penderita anemia defisiensi zat besi.

3. Hati sapi, daging sapi, telur, ikan
Melanisr Medical News Today, makan hati sapi, daging sapi, telur, atau ikan laut juga bisa meningkatkan kadar vitamin B12 dalam tubuh. Kekurangan vitamin B12 bisa membuat kadar trombosit turun di bawah jumlah normal. Kekurangan vitamin B12 rentan dialami vegetarian atau vegan yang pantang protein hewani. Kalangan vegan atau vegetarian bisa mendapatkan makanan yang mengandung vitamin B12 dari sereal fortifikasi serta susu almond atau kedelai fortofikasi.

4. Jambu, jeruk, mangga, nanas, tomat, stroberi, paprika
Jambu, jeruk, kiwi, mangga, tomat, nanas, stroberi, paprika, brokoli termasuk buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C. Makan makanan yang mengandung vitamin C bisa membantu meningkatkan fungsi trombosit. Satu studi melaporkan, rutin mengonsumsi asupan yang mengandung vitamin C bisa meningkatkan trombosit dalam darah.

5. Kuning telur, ikan laut, minyak ikan, jamur
Kuning telur, ikan laut, jamur, dan minyak ikan termasuk makanan sumber vitamin D alami. Vitamin D penting untuk menjaga kesehatan tulang, otot, saraf, sistem daya tahan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam menunjang kinerja sel sumsum tulang dalam memproduksi trombosit dan sel darah lainnya.

6. Sayuran berdaun hijau
Melansir Healthgrades, sayuran berdaun hijau seperti kangkung, sawi, bayam, kale, dll. bisa menaikkan trombosit secara alami. Sayuran hijau banyak mengandung vitamin K yang dapat membantu meningkatkan trombosit dengan cara menghasilkan protein untuk proses pembekuan darah. Selain itu, zat gizi ini juga penting untuk mencegah terjadinya pendarahan. Saat trombosit turun, seseorang rentan mengalami pendarahan.

Selain mengonsumsi makanan untuk menaikkan trombosit di atas, saat kadar trombosit di bawah normal, hindari pantangannya. Minum alkohol dan mengonsumsi segala sesuatu yang diberi tambahan pemanis buatan aspartam bisa menurunkan kadar trombosit dalam darah. (DH/WS/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Kelurahan Sesetan Distribusikan Ribuan Masker Kepada Warga Suwung Batan Kendal Terdampak Asap Musibah Kebakaran TPA Suwung

admin

Sakit Perut Setelah Makan Pedas? Lakukan 4 Cara Ini Untuk Mengatasinya

admin

Jaya Negara Hadiri Prosesi Munggel Pelawatan Ratu Ngurah Agung Desa Adat Tembawu.

admin