Fakta dan Mitos Health

Nggak Selalu Buruk, Pikiran Negatif Ternyata Juga Berguna dalam Kehidupan

DenpasarViral.com - Ilustrasi

DenpasarViral.com, Denpasar – Pikiran negatif dianggap harus dibuang jauh-jauh karena bisa mengacaukan Anda. Namun, menurut psikolog Julie Norem, peneliti yang studinya diterbitkan oleh Journal of Personality and Social Psychology, punya pikiran negatif dan pesimis punya manfaat tersendiri untuk mencapai kesuksesan.

Menurut perbandingannya, orang optimis-strategis kemungkinan akan memikirkan hasil terbaik yang akan diperoleh dan strategi apa yang harus dilakukan untuk mencapainya. Sedangkan orang pesimis-defensif, meski sudah pernah berhasil di masa lalu, ia juga bakal melihat sisi kegagalan terhadap segala sesuatu.

Banyak yang berpikir sikap optimis-strategis itu lebih baik karena memiliki tingkat kepercayaan diri dan ekspektasi yang tinggi. Sementara itu, orang pesimis-defensif cenderung berpikir pesimis sehingga mereka bersiap dan berusaha lebih keras untuk menghindari kegagalan yang mungkin terjadi.

Dengan begitu, kekhawatiran dan pikiran negatif tersebut bisa diubah menjadi aksi nyata. Alhasil menurut peneliti, orang yang optimis-strategis dan pesimis-defensif ini sama-sama bisa berhasil dengan cara yang berbeda. Apa saja manfaat memiliki pikiran negatif lainnya?

1. Lebih Berpikir Realistis
Ketika pikiran hanya dipenuhi dengan hal positif, Anda bisa terlena karena terus berada di zona nyaman. Anda juga bisa merasa tidak akan ada hal buruk yang mungkin terjadi di kemudian hari. Namun, bila diimbangi dengan pikiran negatif, Anda dapat berubah menjadi pribadi yang lebih realistis dan bersiap dengan segala kemungkinan.

2. Bisa Melakukan Upaya Pencegahan
Orang yang berusaha berpikir positif lebih sering merasa nyaman dengan apa yang sudah dimilikinya. Sedangkan orang yang berpikiran negatif, lebih sering merasa “kurang” akan apa yang dimilikinya atau kemampuannya. Rasa khawatir kadang perlu ada pada seseorang. Perasaan tersebut dapat membuat kita mempersiapkan hal-hal penting yang mungkin akan dibutuhkan sebagai upaya pencegahan.

3. Mengetahui Batasan
Punya pikiran negatif dapat membuat kita mengetahui batasan yang membuat kita aman. Misalnya saja, batasan ketika kita baru bertemu dengan orang asing. Saat berbincang dengan orang asing, mungkin kita bisa merasa sangat nyambung dan berpikir bahwa ia punya relasi yang sama dengan kita. Orang yang berpikiran positif mungkin dapat dengan mudah membuka batasan terhadap orang tersebut. Tetapi, orang yang berpikiran negatif mungkin dapat lebih berhati-hati dan tetap memberikan batasan sampai ia yakin orang asing tersebut “aman”.

4. Melindungi dari Tindakan Kriminal
Ketika punya pikiran negatif, Anda menjadi lebih waspada dan berusaha untuk menjaga diri di mana pun berada. Berpikir negatif bisa membuat kita ekstra waspada ketika berada di tempat asing atau tempat baru. Sedangkan orang yang berpikiran positif bisa saja lebih lengah, lebih berisiko mengalami bahaya, atau rentan mengalami tindakan kriminal karena kurangnya rasa waspada.

5. Melindungi dari Sakit Hati
Jika kita memandang seseorang sebagai idola, pasti kita merasa orang tersebut sempurna dan tidak akan pernah mengecewakan. Padahal, tidak ada manusia tidak yang sempurna. Ketika mengimbangi dengan berpikir negatif, hal ini dapat membantu kita terhindar dari rasa kecewa dan sakit hati yang nantinya mungkin terjadi.

Nah, sekarang kembali kepada diri Anda. Apakah mau terus-menerus berpikir positif atau sesekali berpikir negatif? Karena punya pikiran negatif tak selalu merugikan, malah dapat berguna. (DH/PA/DV)

 

Artikel asli

Related posts

Antari Jaya Negara Hadiri Puncak Peringatan HUT ke 44 Dekranas di Surakarta Harapkan Bisa Jadi Refleksi Semangat Melestarikan Warisan Budaya Nusantara

admin

Merasa Kesepian padahal Punya Pasangan, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

admin

8 Manfaat Rebusan Daun Salam Untuk Kesehatan, Tertarik Mencobanya?

admin