Life Style

Biar Nggak Tersinggung, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Hendak Mengkritik Pasangan

DenpasarViral.com - ilustrasi

DenpasarViral.com, Denpasar – Sesayang-sayangnya kamu dengan pasangan, tetap saja akan ada waktu kamu merasa berat hati saat harus mengkritik sesuatu dari dia yang mungkin bisa menyinggung perasaan dan menyakiti hatinya. Kamu pun sadar bahwa manusia memang nggak ada sempurna, tapi apa salahnya kalau kita mencoba menjadi yang lebih baik.

Baik kamu atau pun dia pasti akan sulit melihat kesalahan sendiri kalau nggak orang yang lain yang melihatnya. Itulah kenapa dalam setiap hubungan butuh kritik sebagai bentuk evaluasi. Biar kamu nggak merasa berat hati saat ingin mengkritik pasangan, coba perhatikan 5 hal ini saat mengkritik pasangan agar tak menyinggung perasaan.

1. Sebelum mengkritik dia, kamu juga harus mengintropeksi diri sendiri. Biar dirimu pun tahu kekurangan atau salahmu
Cari penyebabnya juga kenapa dia bisa melakukan sesuatu hal yang membuatmu ingin sekali mengajukan protes kepadanya, bukan nggak mungkin kalau semua yang terjadi memang karena sikapmu sendiri. Mengintropeksi diri sebelum mengkritik dia adalah langkah pertama yang harus kamu terapkan karena hal itu akan mencegah masalah yang lebih besar nantinya

2. Kamu pun harus menyeimbangkan pujian dan kritik agar penyempaiannya lebih enak di hati, serta tak terkesan dirinya selalu salah dimatamu ini
Terkadang basa-basi itu perlu ketimbang langsung menyalahkan. Memberinya pujian juga akan membuat kamu lebih mudah menggiring dia untuk bisa memahami apa yang kamu sampaikan.

3. Lihat sikon saat ingin mengkritik, dengan begitu dia bisa menerima kritikmu dan nggak merasa terpojokan
Bisa jadi malah semakin merusak mood pasangan dan membuatnya enggan mendengar semua yang kamu katakan atau bahkan merasa sangat terpojokan dengan apa yang kamu katakan, padahal kamu nggak berniat seperti itu. Cari waktu dan tempat yang kondusif untuk berbicara dari hati ke hati untuk bisa tetap menjaga perasaannya.

4. Jangan berasumsi semaumu sendiri, tapi coba lihat juga realitanya, biar tak terkesan hanya menyalahkan dirinya
Masalah yang dipendam lama akan menimbulkan asumsi yang nggak baik tanpa kejelasan, untuk itu mengapa kamu perlu membicarakan di waktu yang tepat sebelum asumsi buruk yang kamu buat-buat sendiri mempengaruhi pikiranmu. Atur gaya bicaramu dan tetap tenang, agar nggak membuat dia seakan paling dosa disini.

5. Setelah kamu puas menyampaikan apa yang kamu rasa, beri dia waktu untuk menjelaskan versi sudut pandangnya
Nggak hanya diseimbangkan dengan pujian, tapi kamu juga perlu menyiapkan saran yang baik tentang bagaimana dia harus merubah kejelekannya yang nggak bisa dibiarkan itu. Setelah kamu puas bicara, giliran kesempatannya bicara. Dengarkan penjelasannya, kenapa dia bisa melakukan hal yang mengganggumu. Mendengarkan alasannya, membuat dia merasa dihargai.

Mengkritik orang yang kita sayangi memang nggak mudah, butuh keberanian dan strategi ini-itu agar perasaannya tetap terjaga dan kritik yang kita berikan bisa berdampak baik untuknya. Bukan malah jadi bumerang untuk hubungan sendiri. Kalau cara yang kamu lakukan sudah benar, nanti juga dia paham apa dan bagaimana harus merubah kejelekannya. Setidaknya dari kritik yang baik, membantunya untuk berkembang. (DH/PA/DV).

 

Artikel asli

Related posts

Baikkah Minum Air Lemon Hangat di Pagi Hari untuk Hati?

admin

Mandi Saat Berkeringat Bisa Sebabkan Panu, Mitos atau Fakta?

admin

Sering Alami Insomina? 6 Aroma Ini Bisa Bantu Atasi Susah Tidur di Malam Hari

admin