Health Life Style

4 Rekomendasi Makanan Untuk Bantu Atasi Kelelahan Setelah Sepekan Bekerja Keras

DenpasarViral.com - Ilustrasi

DenpasarViral.com, Denpasar – Aktivitas padat dan beban pekerjaan yang banyak sering kali menimbulkan rasa kantuk akibat kelelahan. Tanpa disadari, pola makan dan gaya hidup juga turut memengaruhi. Jika mengonsumsi makanan dengan kalori yang tinggi dan nutrisi yang rendah, maka energi akan terasa terkuras habis karena kombinasi nutrisi yang dibutuhkan tubuh tak seimbang.

Kelelahan setelah bekerja dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak nutrisi. Dikutip dari Medical News Today, berikut makanan yang bantu atasi kelelahan dan jenis makanan dan minuman apa saja yang dianjurkan maupun harus dihindari saat lelah.

1. Telur, kacang almon, dan gandum
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), telur memiliki 7 gram protein dan mengandung 4 persen asupan harian kalsium yang direkomendasikan. 6 persen vitamin A juga terkandung di dalamnya. Sumber lemak dalam telur memberikan energi dan membantu tubuh menyerap vitamin.

Kacang almon kaya akan lemak, serat, dan protein. Protein dan lemak memberikan rasa kenyang lebih lama, serta meningkatkan energi dalam tubuh. Selain itu, kacang almon mengandung vitamin E dan magnesium yang cocok untuk dijadikan camilan saat sore. Gandum memiliki serat dan karbohidrat kompleks. Karena sifatnya yang lebih sulit dicerna tubuh, karbohidrat kompleks dapat digunakan sebagai sumber energi yang tahan lama.

2. Pisang dan semangka
Potasium, serat, dan karbohidrat dikenal baik untuk dijadikan sumber energi yang bertahan cukup lama. Ketiga kandungan itu terdapat dalam pisang. Para peneliti menyimpulkan pisang merupakan sumber energi yang baik jika dikonsumsi sebelum atau selama olahraga dalam kurun waktu yang lama, maka pisang cocok dikonsumsi untuk para atlet.

Semangka adalah sumber hidrasi yang baik. Menurut Agricultural Marketing Resource Center, semangka mengandung 92 persen air, vitamin A serta vitamin C, dan nutrisi lainnya. Dehidrasi yang berlebihan dapat meningkatkan rasa lelah hingga hilangnya kesadaran.

3. Kale dan bayam
Daun kale yang hijau mengandung vitamin, antioksidan, dan zat besi yang tinggi. Sel darah merah di dalam tubuh mengandung zat besi. Mineral ini penting untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh kepada sel-sel sebagai energi. Kadar zat besi yang rendah dapat menyebabkan kurangnya energi dan rasa mudah lelah.

Bayam juga kaya akan zat besi yang baik dikonsumsi untuk mengurangi kelelahan. Selain itu, bayam mengandung vitamin K dan magnesium. Kombinasi antara kale dan bayam dapat dijadikan olahan salad yang sangat menyehatkan.

4. Makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari
Beberapa makanan dan minuman justru dapat meningkatkan rasa lelah. Makanan yang mengandung banyak gula dapat meningkatkan energi untuk sementara waktu, namun sering kali kadar gula akan turun setelahnya. Makanan yang dapat meningkatkan kelelahan sepanjang hari di antaranya makanan manis seperti sirup dan madu, roti, makanan yang dipanggang, minuman berkafein tinggi, dan camilan seperti keripik kentang.

Makanan yang sesuai dapat membantu menurunkan rasa lelah akibat beraktivitas seharian, pola makan dan gaya hidup perlu diperhatikan. Tidak melewatkan sarapan dan mengontrol asupan kalori harian dapat dilakukan sebagai strategi atasi kelelahan. (DH/PA/DV)

Artikel asli

Related posts

5 Bahasa Cinta Untuk Mengkespresikan Rasa Cinta Pada Pasangan, Apa Saja?

admin

Tak Hanya Lezat, Ini 6 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Buah Sirsak

admin

Membersihkan Kotoran Telinga dengan Terapi Ear Candle, Amankah?

admin